Thursday, December 22, 2011

Maaf, Ma.

maaf Ma, pada akhirnya aku tak mampu mengucapkan kata-kata indah untukmu. bahkan untuk berbicara padamu pun aku tak sanggup. maaf, Ma.
tapi kapanpun itu, Ma, Mama adalah wanita spesial dalam hidupku. wanita yang paling aku sayangi. wanita yang aku ingin bahagiakan selama mungkin.

bukan ajarmu sehingga kau memiliki anak durhaka sepertiku. bukan, Ma. mungkin aku memang anak kurang ajar. tapi kau telah mengajarkan segalanya dengan benar.

Ma, aku merindukanmu. dan selalu menyayangimu.


buah hatimu, yang selalu mendoakanmu.

No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: