aku suka mendengarkan opinimu tentang Jerman. betapa mereka adalah orang-orang kuat dan pandai. negara yang sesungguhnya mampu menaklukkan Amerika dengan berbagai senjata militer yang canggih.
aku suka ketika mendapati diriku terdiam mendengar semua ceritamu. betapa kagumnya dirimu pada negara yang terkenal oleh Adolf Hitler itu. kamu mampu bercerita banyak tentang kepingan masa lalu mereka, utamanya di zaman perang. kudapati juga dirimu berangan-angan untuk menginjakkan kaki di sana. menyemangatimu ketika itu masih sebatas mimpi.
entah mengapa, aku suka mendengarkan kamu bercerita sepanjang berjalanan. utamanya tentang negara dengan militariannya yang cukup beken. aku akan terdiam dan tersenyum, mendengarkan setiap ceritamu dengan seksama.
ich lebe diech :)
Saturday, October 27, 2012
Friday, October 26, 2012
Frankenweenie
saya memang menyukai film animasi dibandingkan dengan film drama comedy, terlebih lagi film action dan horor (the last one is a big NO). kali ini, saya akan me-review film animasi yang tengah tayang, yakni Frankenweenie.
Title: Frankenweenie (Based on Frankenweenie Film by Tim Burton in 1984)
Directed by: Tim Burton
Starring: Charlie Tahan, Frank Welker, Winona Ryder, Catherine O'Hara, Martin Short, Martin Landau, Robert Capron, Atticus Shaffer
Distributed by : Walt Disney Pictures
Release date(s): September 20, 2012 (Fantastic Fest), October 5, 2012 (United States)
Running time: 87 minutes
Country: United States
Language: English
(Information Source: Frankenweenie - Wikipedia)
well, dari posternya yang bernuansa hitam putih, seharusnya kita sudah tahu bahwa selama 87 menit ke depan film ini sepenuhnya akan berwarna hitam putih semata. tentu saja steorotype bahwa film hitam putih itu jadul dan membosankan harus dihapuskan, toh nyatanya film yang dihadirkan dalam nuansa ini adalah film animasi yang sudah dikenal akan kemampuannya untuk sekedar menghibur penonton.
film ini bernuansa hitam putih karena tak lepas dari hal penting bahwa film ini adalah remake dari film yang sama, oleh sutradara yang sama di tahun 1984. dari judulnya, kita tentu sudah bisa menebak bahwa film ini memiliki titik kesamaan dengan film Frankenstein, yang sudah terlihat dari posternya. karakter utama film ini (Sparky) memiliki penampilan serupa dengan Frankenstein yakni penuh goresan di sekujur tubuh dan memiliki baut di bagian leher, serta beberapa bagian yang ditambal. kemiripan ini bukanlah hasil keisengan tim produksi semata, karena Frankenweenie ini memang parodi dari film Frakenstein yang muncul pada tahun 1931.
cukup unik ketika produser memadukan nuansa film hitam putih ini dengan teknologi 3D. format film ini memang dihadirkan hanya dalam format 3D, yang pastinya masih memiliki daya tarik bagi penonton untuk menyaksikan gambar yang nampak nyata dan menembus layar lebar. hanya saja sepanjang sepengamatan saya, tidak terlalu banyak efek 3D yang ditonjolkan kecuali subtitle yang muncul setiap saat. sayang sekali, eh?
Frankenweenie menceritakan tentang Victor, yang sangat sedih ketika anjing kesayanganya alias Sparky meninggal tertabrak mobil. pada saat yang bersamaan, ia mendapat ide untuk membangkitkan kembali Sparky dengan aliran petir, seperti apa yang ia dapatkan ketika pelajaran sains bersama guru barunya. dan ternyata, eksperimen Victor berhasil; Sparky hidup seperti sedia kala hanya saja dengan penampilan yang lebih buruk.
kekacauan bermula ketika science fair di sekolahnya akan diadakan, dan semua siswa ribut akan apa yang dapat mereka kerjakan untuk memperoleh juara. di saat seperti itu, rahasia bahwa Sparky hidup kembali terbongkar oleh teman Victor, yakni Edgar. Victor terpaksa memberi cara menghidupkan binatang kepada Edgar agar keberadaan Sparky tidak ketahuan. sayangnya rahasia itu akhirnya bocor karena ulah Edgar dan teman-teman Victor pun akhirnya menemukan eksperimen Victor. mereka mencoba melakukan hal yang sama, tapi sayangnya mereka justru menimbulkan masalah di kota New Holland.
ada beberapa kekurangan dalam film ini, menurut saya. ada beberapa potongan adegan yang terlihat potensial namun justru tidak ada adegan lanjutan yang mampu menyampaikan akibat dari adegan sebelumnya. misalkan, ada adegan walikota New Holland - tetangga sebelah Victor - yang tidak menyukai Sparky karena selalu berkeliaran di kebunnya. adegan yang tampak menimbulkan persepsi ke penonton bahwa ia akan melakukan cara apapun untuk memberi pelajaran kepada Sparky, namun nyatanya ia tidak melakukan apa-apa sampai puncak kekacauan di kota. ia juga sebenarnya telah melihat Sparky yang seharusnya sudah mati tapi berkeliaran di kebunnya, namun tidak ada adegan yang menunjukkan rasa keanehannya atau rasa ingin mencari tahu. rasa-rasanya persepsi penonton memang sengaja diabaikan sampai akhirnya kerusuhan di kota muncul. adegan yang disajikan jadi terasa nanggung dan hanya sebagai tambahan adegan.
ada juga adegan ketika Edgar mengatakan bahwa ikan yang dihidupkannya (ikan tembus pandang) tiba-tiba tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Edgar mengatakan kemungkinan bahwa binatang yang telah dihidupkan dengan listrik akan tetap habis masa hidupnya. Victor pun langsung panik dan mencari Sparky, dan mendapati Sparky masih hidup. sehingga tidak jelas apakah benar suatu saat binatang yang dihidupkan bisa mati sendiri atau ada alasan lain kenapa ikan miliki Edgar tiba-tiba mati, misal karena tidak dialiri listrik lagi.
yah demikian mungkin kekurangan film ini menurut saya. adegannya yang mungkin seharusnya bisa menjadi bumbu justru hanya ditampilkan sepotong-sepotong, dan menimbulkan ketidakjelasan cerita. oh ya, komedi yang ditawarkan juga biasa aja, I mean porsinya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu lucu. mungkin ini karena terbentur dengan genre lain yang ia padukan, yakni horror family film. sebenarnya, film ini dirancang untuk menjadi 3D stop motion comedy-horror family film. Tim Burton justru lebih mampu memainkan emosi penonton untuk ikut merasakan kesedihan Victor dalam mempertahankan Sparky. dan menurut saya, dalam hal ini Tim Burton berhasil untuk membuat penonton merasa sedih di beberapa scene.
untuk ending-nya? sudah pasti tertebak bagaimana ending film animasi yang notabene bisa disaksikan oleh semua umur.
bagaimana? mungkin kamu punya penilaian sendiri? atau mau menonton trailer-nya terlebih dahulu? :)
Frankenweenie - Trailer (By WaltDisneyTrailer)
selamat menonton dan me-review kembali!
Title: Frankenweenie (Based on Frankenweenie Film by Tim Burton in 1984)
Directed by: Tim Burton
Starring: Charlie Tahan, Frank Welker, Winona Ryder, Catherine O'Hara, Martin Short, Martin Landau, Robert Capron, Atticus Shaffer
Distributed by : Walt Disney Pictures
Release date(s): September 20, 2012 (Fantastic Fest), October 5, 2012 (United States)
Running time: 87 minutes
Country: United States
Language: English
(Information Source: Frankenweenie - Wikipedia)
well, dari posternya yang bernuansa hitam putih, seharusnya kita sudah tahu bahwa selama 87 menit ke depan film ini sepenuhnya akan berwarna hitam putih semata. tentu saja steorotype bahwa film hitam putih itu jadul dan membosankan harus dihapuskan, toh nyatanya film yang dihadirkan dalam nuansa ini adalah film animasi yang sudah dikenal akan kemampuannya untuk sekedar menghibur penonton.
film ini bernuansa hitam putih karena tak lepas dari hal penting bahwa film ini adalah remake dari film yang sama, oleh sutradara yang sama di tahun 1984. dari judulnya, kita tentu sudah bisa menebak bahwa film ini memiliki titik kesamaan dengan film Frankenstein, yang sudah terlihat dari posternya. karakter utama film ini (Sparky) memiliki penampilan serupa dengan Frankenstein yakni penuh goresan di sekujur tubuh dan memiliki baut di bagian leher, serta beberapa bagian yang ditambal. kemiripan ini bukanlah hasil keisengan tim produksi semata, karena Frankenweenie ini memang parodi dari film Frakenstein yang muncul pada tahun 1931.
cukup unik ketika produser memadukan nuansa film hitam putih ini dengan teknologi 3D. format film ini memang dihadirkan hanya dalam format 3D, yang pastinya masih memiliki daya tarik bagi penonton untuk menyaksikan gambar yang nampak nyata dan menembus layar lebar. hanya saja sepanjang sepengamatan saya, tidak terlalu banyak efek 3D yang ditonjolkan kecuali subtitle yang muncul setiap saat. sayang sekali, eh?
Frankenweenie menceritakan tentang Victor, yang sangat sedih ketika anjing kesayanganya alias Sparky meninggal tertabrak mobil. pada saat yang bersamaan, ia mendapat ide untuk membangkitkan kembali Sparky dengan aliran petir, seperti apa yang ia dapatkan ketika pelajaran sains bersama guru barunya. dan ternyata, eksperimen Victor berhasil; Sparky hidup seperti sedia kala hanya saja dengan penampilan yang lebih buruk.
kekacauan bermula ketika science fair di sekolahnya akan diadakan, dan semua siswa ribut akan apa yang dapat mereka kerjakan untuk memperoleh juara. di saat seperti itu, rahasia bahwa Sparky hidup kembali terbongkar oleh teman Victor, yakni Edgar. Victor terpaksa memberi cara menghidupkan binatang kepada Edgar agar keberadaan Sparky tidak ketahuan. sayangnya rahasia itu akhirnya bocor karena ulah Edgar dan teman-teman Victor pun akhirnya menemukan eksperimen Victor. mereka mencoba melakukan hal yang sama, tapi sayangnya mereka justru menimbulkan masalah di kota New Holland.
ada beberapa kekurangan dalam film ini, menurut saya. ada beberapa potongan adegan yang terlihat potensial namun justru tidak ada adegan lanjutan yang mampu menyampaikan akibat dari adegan sebelumnya. misalkan, ada adegan walikota New Holland - tetangga sebelah Victor - yang tidak menyukai Sparky karena selalu berkeliaran di kebunnya. adegan yang tampak menimbulkan persepsi ke penonton bahwa ia akan melakukan cara apapun untuk memberi pelajaran kepada Sparky, namun nyatanya ia tidak melakukan apa-apa sampai puncak kekacauan di kota. ia juga sebenarnya telah melihat Sparky yang seharusnya sudah mati tapi berkeliaran di kebunnya, namun tidak ada adegan yang menunjukkan rasa keanehannya atau rasa ingin mencari tahu. rasa-rasanya persepsi penonton memang sengaja diabaikan sampai akhirnya kerusuhan di kota muncul. adegan yang disajikan jadi terasa nanggung dan hanya sebagai tambahan adegan.
ada juga adegan ketika Edgar mengatakan bahwa ikan yang dihidupkannya (ikan tembus pandang) tiba-tiba tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Edgar mengatakan kemungkinan bahwa binatang yang telah dihidupkan dengan listrik akan tetap habis masa hidupnya. Victor pun langsung panik dan mencari Sparky, dan mendapati Sparky masih hidup. sehingga tidak jelas apakah benar suatu saat binatang yang dihidupkan bisa mati sendiri atau ada alasan lain kenapa ikan miliki Edgar tiba-tiba mati, misal karena tidak dialiri listrik lagi.
yah demikian mungkin kekurangan film ini menurut saya. adegannya yang mungkin seharusnya bisa menjadi bumbu justru hanya ditampilkan sepotong-sepotong, dan menimbulkan ketidakjelasan cerita. oh ya, komedi yang ditawarkan juga biasa aja, I mean porsinya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu lucu. mungkin ini karena terbentur dengan genre lain yang ia padukan, yakni horror family film. sebenarnya, film ini dirancang untuk menjadi 3D stop motion comedy-horror family film. Tim Burton justru lebih mampu memainkan emosi penonton untuk ikut merasakan kesedihan Victor dalam mempertahankan Sparky. dan menurut saya, dalam hal ini Tim Burton berhasil untuk membuat penonton merasa sedih di beberapa scene.
untuk ending-nya? sudah pasti tertebak bagaimana ending film animasi yang notabene bisa disaksikan oleh semua umur.
bagaimana? mungkin kamu punya penilaian sendiri? atau mau menonton trailer-nya terlebih dahulu? :)
Frankenweenie - Trailer (By WaltDisneyTrailer)
selamat menonton dan me-review kembali!
Monday, October 22, 2012
Pergilah Kasih (covered by d'Masiv)
siapa penggemar Chrisye yang tidak tahu lagu Pergilah Kasih?
berbicara mengenai lagu Chrisye, rasa-rasanya banyak penyanyi yang gemar untuk meng-cover lagu-lagu hits yang beliau nyanyikan. mulai dari penyanyi solo hingga grup band.
saya yang awalnya tidak terlalu mendengarkan lagu Pergilah Kasih versi Chrisye, justru sekarang sangat menggemari Pergilah Kasih yang di-cover oleh d'Masiv. lagu ini dirilis dalam album terbaru mereka yakni Persiapan. entah karena (menurut saya) aransemennya lebih easy listening atau dipopulerkan kembali, lagu ini membuat saya kerap menekan tombol replay pada handphone atau laptop saya. lagunya tetap terasa sendu, kok!
tidak semua orang menyukai suatu lagu yang di-cover oleh penyanyi lain. tapi untuk lagu ini, saya sangat menyukai aransemen oleh band jebolan festival indie ini. bagaimana dengan Anda? tertarik untuk mendengarkan? atau malah sudah memiliki penilaian duluan? silahkan mendengarkan dengan seksama bagi yang ingin membandingkan! :)
berbicara mengenai lagu Chrisye, rasa-rasanya banyak penyanyi yang gemar untuk meng-cover lagu-lagu hits yang beliau nyanyikan. mulai dari penyanyi solo hingga grup band.
saya yang awalnya tidak terlalu mendengarkan lagu Pergilah Kasih versi Chrisye, justru sekarang sangat menggemari Pergilah Kasih yang di-cover oleh d'Masiv. lagu ini dirilis dalam album terbaru mereka yakni Persiapan. entah karena (menurut saya) aransemennya lebih easy listening atau dipopulerkan kembali, lagu ini membuat saya kerap menekan tombol replay pada handphone atau laptop saya. lagunya tetap terasa sendu, kok!
tidak semua orang menyukai suatu lagu yang di-cover oleh penyanyi lain. tapi untuk lagu ini, saya sangat menyukai aransemen oleh band jebolan festival indie ini. bagaimana dengan Anda? tertarik untuk mendengarkan? atau malah sudah memiliki penilaian duluan? silahkan mendengarkan dengan seksama bagi yang ingin membandingkan! :)
Pergilah Kasih
D'Masiv
(Dipopulerkan oleh alm. Chrisye)
Tak pernah ku sangka ini terjadi
Kisah cinta yang suci ini
Kau tinggalkan begitu saja
Sekian lama kita berdua
Tak ku sangka cepat berlalu
Tuk mencari kesombongan diri
Lepas segala yang pernah kau ucapkan
Kau tinggalkan daku
Pergilah kasih kejarlah keinginanmu
Selagi masih ada waktu
Jangan hiraukan diriku
Aku rela berpisah demi untuk dirimu
Semoga tercapai segala keinginanmu
Tak ku sangka cepat berlalu
Tuk mencari kesombongan diri
Lepas segala yang pernah kau ucapkan
Kau tinggalkan daku
Pergilah kasih kejarlah keinginanmu
Selagi masih ada waktu
Jangan hiraukan diriku
Aku rela berpisah demi untuk dirimu
Semoga tercapai segala keinginanmu
Pergilah kasih kejarlah keinginanmu
Selagi masih ada waktu
Jangan hiraukan diriku
Aku rela berpisah demi untuk dirimu
Semoga tercapai segala keinginanmu
Sunday, October 21, 2012
dua puluh dan dua puluh :)
ketika aku berulang tahun yang ke-20 kemarin, kamu memberiku kejutan yang sangat istimewa. kejutan paling manis yang pernah aku dapatkan :)
dua puluh mawar merah. satu scrap book tentang kehidupanku sedari kecil, hingga sekarang - dimana aku bertemu dengan sahabat-sahabat hebat dan juga dirimu. scrap book yang kamu buat dengan usahamu sendiri (dan dengan beberapa bantuan sahabatku). aku sangat menyukainya. kado yang manis sekali
oh ya, tak lupa sebuah cupcake dan kue tart yang bermotifkan union jack. kamu selalu tahu bagaimana cara membuatku meleleh :3
dan malam ini, dua puluh oktober, kamu memberiku kejutan lagi. kejutan sederhana namun luar biasa manisnya.
diawali dengan kucing beserta petunjuk teka-teki yang kamu letakkan di mejaku, dan membuatku menemukan kucing-kucing selanjutnya. kamu meletakkannya di tempat yang unik. rupanya ini hadiah yang tertunda di ulang tahunku kemarin, ya? :)))
setelah menemukan dua puluh kucing yang kamu sembunyikan, aku menemukan dua bungkus cokelat di balik dispenser :)))) cokelat yang akhirnya kita bagi bersama, Danan. how sweet you are!<3
angka dua puluh yang istimewa, ya.
terimakasih :)
Tumblr - Obsolete
dua puluh mawar merah. satu scrap book tentang kehidupanku sedari kecil, hingga sekarang - dimana aku bertemu dengan sahabat-sahabat hebat dan juga dirimu. scrap book yang kamu buat dengan usahamu sendiri (dan dengan beberapa bantuan sahabatku). aku sangat menyukainya. kado yang manis sekali
oh ya, tak lupa sebuah cupcake dan kue tart yang bermotifkan union jack. kamu selalu tahu bagaimana cara membuatku meleleh :3
dan malam ini, dua puluh oktober, kamu memberiku kejutan lagi. kejutan sederhana namun luar biasa manisnya.
diawali dengan kucing beserta petunjuk teka-teki yang kamu letakkan di mejaku, dan membuatku menemukan kucing-kucing selanjutnya. kamu meletakkannya di tempat yang unik. rupanya ini hadiah yang tertunda di ulang tahunku kemarin, ya? :)))
setelah menemukan dua puluh kucing yang kamu sembunyikan, aku menemukan dua bungkus cokelat di balik dispenser :)))) cokelat yang akhirnya kita bagi bersama, Danan. how sweet you are!<3
angka dua puluh yang istimewa, ya.
terimakasih :)
Tumblr - Obsolete
Sunday, October 14, 2012
One More Night
how I love listening to Maroon 5! rasa-rasanya semua lagu di setiap albumnya enak didengar, meskipun aku sendiri tidak hapal semua lagunya. setelah mempopulerkan lagu Payphone dalam album Overexposed ini, Maroon 5 kembali membuat penggemarnya mencintai lagu lainnya, salah satunya adalah One More Night.
menurutku pribadi lagunya memang enak untuk didengar dan bisa blow up your mood. terutama buat yang merasa sehati sama liriknya hihihihi :D and to be honest, I love the lyric. sounds like me, eh? :3
enjoy!
lyric source: directlyrics - one more night
and you can watch the video here: YouTube - One More Night (Maroon 5)
menurutku pribadi lagunya memang enak untuk didengar dan bisa blow up your mood. terutama buat yang merasa sehati sama liriknya hihihihi :D and to be honest, I love the lyric. sounds like me, eh? :3
enjoy!
One More Night
Maroon 5
You and I go hard, at each other like we going to war
You and I go rough, we keep throwing things and slammin' the door
You and I get so, damn dysfunctional we stopped keeping score
You and I get sick, yah I know that we can't do this no more
But baby there you again, there you again making me love you
Yeah I stopped using my head, using my head let it all go
Got you stuck on my body, on my body like a tattoo
And now i'm feeling stupid, feeling stupid crawling back to you
So I cross my heart, and I hope to die, that I'll only stay with you one more night
And I know I said it a million times
But i'll only stay with you one more night
Trying to tell you no, but my body keeps on telling you yes
Trying to tell you stop, but your lipstick got me so out of breath
I'd be waking up, in the morning probably hating myself
And i'd be waking up, feeling satisfied but guilty as hell
But baby there you go again, there you go again making me love you
Yeah I stopped using my head, using my head let it all go
Got you stuck on my body, on my body like a tattoo
And now i'm feeling stupid, feeling stupid crawling back to you
So I cross my heart, and I hope to die, that i'll only stay with you one more night
And I know i've said it a million times
But i'll only stay with you one more night
Yeah baby give me one more night
Yeah baby give me one more night
Yeah baby give me one more night
But baby there you again, there you again making me love you
Yeah I stopped using my head, using my head let it all go
Got you stuck on my body, on my body like a tattoo
Yeah, yeah, yeah, yeah
So I cross my heart, and I hope to die, that i'll only stay with you one more night
And I know i've said it a million times
But i'll only stay with you one more night
(yeah baby give me one more night)
So I cross my heart, and I hope to die, that i'll only stay with you one more night
And I know i've said it a million times
But i'll only stay with you one more night
(I don't know, whatever...)
lyric source: directlyrics - one more night
and you can watch the video here: YouTube - One More Night (Maroon 5)
Thursday, October 11, 2012
independen
kamu tahu betapa bencinya ketika aku tak bisa menjadi diriku sendiri. aku bukan peliharaan yang harus selalu tunduk kepada majikannya.
dan aku ingin melakukan segala hal yang aku mampu tanpa harus bergantung pada orang lain. bukan, aku bukan tipikal manusia individualistis meski aku sendiri tak meyakini pernyataanku tadi. mungkin seperempatnya benar, atau jangan-jangan malah separuhnya? terserah penilaianmu, kawan. hanya saja mengatur hidup sendiri sangat menyenangkan dibandingkan dengan apapun.
aku bisa pergi sesuka hati tanpa ada yang harus aku takuti. bukankah menyenangkan jika kamu bisa terbang bebas? selama kamu memiliki sayap yang kuat, jangan pernah merasa takut untuk jatuh ke permukaan bumi. mari jelajahi langit luas yang tidak akan pernah habis untuk dijajaki.
dan aku ingin melakukan segala hal yang aku mampu tanpa harus bergantung pada orang lain. bukan, aku bukan tipikal manusia individualistis meski aku sendiri tak meyakini pernyataanku tadi. mungkin seperempatnya benar, atau jangan-jangan malah separuhnya? terserah penilaianmu, kawan. hanya saja mengatur hidup sendiri sangat menyenangkan dibandingkan dengan apapun.
aku bisa pergi sesuka hati tanpa ada yang harus aku takuti. bukankah menyenangkan jika kamu bisa terbang bebas? selama kamu memiliki sayap yang kuat, jangan pernah merasa takut untuk jatuh ke permukaan bumi. mari jelajahi langit luas yang tidak akan pernah habis untuk dijajaki.
Monday, October 8, 2012
One Day
setelah sekian lama, akhirnya saya menonton film lagi. kali ini memilih sebuah film berjudul One Day yang sudah lama saya intip, karena covernya yang membuat saya penasaran setiap saya ke persewaan film :|
Judul: One Day
Sutradara: Lone Scherfig
Artis: Anne Hathway, Jim Sturgess
Genre: Drama/Romance
Tanggal Rilis: 19 Agustus 2011
Durasi: 107 menit
Emma (Anne Hathway) 'tidak sengaja' bersahabat dengan Dexter (Jim Sturgess) setelah perayaan hari kelulusan mereka di universitas. Malam itu juga Dexter mengantar Emma ke tempat tinggalnya dan mereka nyaris melakukan hubungan intim, namun batal dan kemudian mereka memperingati tanggal itu, 15 Juli 1988 sebagai hari yang patut dirayakan seterusnya pada tanggal yang sama, semacam hari persahabatan. Sejak saat itu, mereka terus berhubungan dan terkadang melewati tanggal 15 bersama, atau sendiri.
Mereka sebenarnya memiliki kehidupan masing-masing, dan setelah kejadian itu Dexter mendekati beberapa wanita di sekitarnya, sehingga Emma pun melakukan hal yang sama. Baik Emma dan Dexter mengetahui bahwa sebenarnya mereka tidak jujur pada perasaan masing-masing hingga hampir dua dekade berlalu. Akankah mereka menjalani hidup bersama, seperti apa yang diharapkan oleh Emma dan Dexter?
Film ini menarik karena tidak didominasi sepenuhnya oleh alur progresif; yang dihiasi dengan alur mundur. Uniknya film ini menceritakan apa yang mereka lakukan dan lewati setiap tanggal 15 Juli. Hal ini menyebabkan adanya komparasi dari kehidupan mereka di setiap tahunnya. Uniknya, beberapa hal yang menjadi bagian menarik tidak ditampilkan secara eksplisit atau langsung; kita mengetahuinya setelah melewatkan beberapa adegan selanjutnya.
Overall, film ini patut untuk disaksikan karena ceritanya juga tidak murahan. Dan, ehm, film ini menyadarkan kita untuk bisa jujur kepada perasaan diri sendiri. Film ini sendiri diangkat dari novel best seller dengan judul yang sama. Jadi bagi yang sudah membaca novelnya, mungkin bisa membandingkan ekspektasinya dengan adegan yang ditampilkan. Happy watching!
Judul: One Day
Sutradara: Lone Scherfig
Artis: Anne Hathway, Jim Sturgess
Genre: Drama/Romance
Tanggal Rilis: 19 Agustus 2011
Durasi: 107 menit
Emma (Anne Hathway) 'tidak sengaja' bersahabat dengan Dexter (Jim Sturgess) setelah perayaan hari kelulusan mereka di universitas. Malam itu juga Dexter mengantar Emma ke tempat tinggalnya dan mereka nyaris melakukan hubungan intim, namun batal dan kemudian mereka memperingati tanggal itu, 15 Juli 1988 sebagai hari yang patut dirayakan seterusnya pada tanggal yang sama, semacam hari persahabatan. Sejak saat itu, mereka terus berhubungan dan terkadang melewati tanggal 15 bersama, atau sendiri.
Mereka sebenarnya memiliki kehidupan masing-masing, dan setelah kejadian itu Dexter mendekati beberapa wanita di sekitarnya, sehingga Emma pun melakukan hal yang sama. Baik Emma dan Dexter mengetahui bahwa sebenarnya mereka tidak jujur pada perasaan masing-masing hingga hampir dua dekade berlalu. Akankah mereka menjalani hidup bersama, seperti apa yang diharapkan oleh Emma dan Dexter?
Film ini menarik karena tidak didominasi sepenuhnya oleh alur progresif; yang dihiasi dengan alur mundur. Uniknya film ini menceritakan apa yang mereka lakukan dan lewati setiap tanggal 15 Juli. Hal ini menyebabkan adanya komparasi dari kehidupan mereka di setiap tahunnya. Uniknya, beberapa hal yang menjadi bagian menarik tidak ditampilkan secara eksplisit atau langsung; kita mengetahuinya setelah melewatkan beberapa adegan selanjutnya.
Overall, film ini patut untuk disaksikan karena ceritanya juga tidak murahan. Dan, ehm, film ini menyadarkan kita untuk bisa jujur kepada perasaan diri sendiri. Film ini sendiri diangkat dari novel best seller dengan judul yang sama. Jadi bagi yang sudah membaca novelnya, mungkin bisa membandingkan ekspektasinya dengan adegan yang ditampilkan. Happy watching!
Saturday, October 6, 2012
sederhana
aku tahu, apa yang terjadi di antara kita bersifat sangat sederhana.
sesederhana kita duduk di warung lesehan dan menikmati sop daging masing-masing. bercengkrama tanpa aturan mengikat, tanpa batas, dan tanpa kebosanan.
sederhana seperti saat kamu selalu berusaha menemaniku ke manapun aku pergi.
sesederhana saat kamu membawakanku sebuket bunga ketika aku tengah bersedih.
senyum dan semangat yang kamu berikan, sederhana seperti itu.
atau sederhana seperti dirimu yang bertandang ke tempatku, hanya untuk melihatku berkutat dengan laptop-ku.
dan, sesederhana kamu bersamaku di sudut coffee shop, sibuk dengan aktivitas masing-masing. keheningan yang sederhana. ketika kamu tengah menikmati siaran memancing dan aku yang tengah mengerjakan tugas.
sederhana seperti tawaranmu untuk mencoba croissant yang kamu pesan, dan tawaranku untuk mencoba salad buah yang kupesan,
dan terlontarlah obrolan kita yang sederhana.
permasalahan yang kerap terjadi di antara kita pun sangat sederhana, sungguh. namun membuatku sadar bahwa kamu menyayangiku sesederhana semua hal yang pernah kita lewati,
dan aku pun menyayangimu dengan sesederhana itu.
sederhana yang bukan murahan,
namun tidak juga berlebihan :)
sesederhana kita duduk di warung lesehan dan menikmati sop daging masing-masing. bercengkrama tanpa aturan mengikat, tanpa batas, dan tanpa kebosanan.
sederhana seperti saat kamu selalu berusaha menemaniku ke manapun aku pergi.
sesederhana saat kamu membawakanku sebuket bunga ketika aku tengah bersedih.
senyum dan semangat yang kamu berikan, sederhana seperti itu.
atau sederhana seperti dirimu yang bertandang ke tempatku, hanya untuk melihatku berkutat dengan laptop-ku.
dan, sesederhana kamu bersamaku di sudut coffee shop, sibuk dengan aktivitas masing-masing. keheningan yang sederhana. ketika kamu tengah menikmati siaran memancing dan aku yang tengah mengerjakan tugas.
sederhana seperti tawaranmu untuk mencoba croissant yang kamu pesan, dan tawaranku untuk mencoba salad buah yang kupesan,
dan terlontarlah obrolan kita yang sederhana.
permasalahan yang kerap terjadi di antara kita pun sangat sederhana, sungguh. namun membuatku sadar bahwa kamu menyayangiku sesederhana semua hal yang pernah kita lewati,
dan aku pun menyayangimu dengan sesederhana itu.
sederhana yang bukan murahan,
namun tidak juga berlebihan :)
Subscribe to:
Posts (Atom)







