ah, apa pula yang kurasa malam ini. rasanya ada yang salah. rasanya ada yang kurang.
tapi ku tak tahu apa.
di tengah keramaian, rasanya hampa. tanpa alasan. dia datang begitu saja, menduduki segenap perasaanku. perasaan lelah dan penat.
kesepian? ah tidak. bukan. aku tidak pernah merasa kesepian. banyak mereka yang menemani, yang mereka yang menyayangi.
lalu apa?
aku hanya ingin berdiam diri dan membiarkan pikiranku berkelana. tanpa batas. biarlah ia kembali saat tiba waktunya.
dan tiba-tiba, aku ingin pulang. aku ingin rumah. aku ingin kasurku yang lebar dan empuk, rindu akan perpaduan batu bata dengan semen, rindu lantai kayunya, rindu jendela kayunya yang rusak, rindu hamparan teratai yang disajikannya.
ingin rasanya menatap hujan di balik jendela itu, lalu terhanyut waktu, menikmati waktu tanpa beban.
ah. aku ingin rumah. aku ingin pulang.
Thursday, November 10, 2011
Monday, November 7, 2011
cross your heart, dear
senja itu, sepasang sahabat tengah menonton film animasi, dengan nuansa comedy romance. film yang menceritakan tentang cinta sejati, tentang bagaimana sang pria selalu mencintai wanitanya dengan berbagai cara, bahkan ketika sang wanita telah tiada, ia tetap berjuang untuk mewujudkan mimpi mereka dahulu.
sepasang sahabat itu, katakanlah si gadis dan si lelaki menyaksikan film itu dengan anteng, dan sesekali si gadis menangis ketika melihat adegan yang mengharukan. bahkan ketika film telah usai, si gadis tetap menangis.
si lelaki hanya tersenyum kecil, berusaha memahami bahwa gadis yang di sampingnya ini memang gadis yang mudah tersentuh. ia terus menenangkan gadis itu dengan berbagai cara, mengusap air matanya.
gadis itu memang tersentuh dengan cerita film tersebut. namun bukan itu yang membuatnya menangis. bukan. melihat kisah cinta sejati di film itu, ia menyadari betapa besarnya rasa sayang si lelaki itu kepada dirinya. sangat besar. dan mungkin, ia tak pernah melihat rasa sayang seperti itu sebelumnya. tunggu dulu, apa jangan-jangan seperti inilah cinta? cinta yang amat dalam dari si lelaki tersebut terhadap dirinya?
pikirannya melayang jauh. membayangkan apa jadinya ia tanpa si lelaki itu. lelaki yang selalu ada untuknya, menjadi sandarannya, yang memperhatikan detail kehidupannya, lelaki dengan rasa sayang yang amat sangat dalam terhadap dirinya...
si gadis menangis semakin menjadi-jadi. entah mengapa ia merasa begitu takut dan sedih. ia takut akan kehilangan sosok lelaki tersebut. si lelaki kebingungan melihat kesedihan di mata gadis itu. maka si gadis berusaha untuk menghentikan tangisnya, dan berbicara dengan pelan, pelan sekali.
"jangan pergi, dan jangan pernah pergi dariku." si gadis menggenggam erat tangan si lelaki.
"iya, aku janji."
"janji?"
"iya," si lelaki tersenyum tulus. "cross your heart," ujarnya menirukan dialog di film tersebut. ia pun menyilangkan tangannya di dada kirinya.
si gadis melakukan hal yang sama. ia meraih si lelaki ke dalam pelukannya. ia selalu merasa aman ketika bersama si lelaki. ada kenyamanan sendiri ketika mampu menghirup aroma tubuhnya.
"apapun yang terjadi..." si gadis kembali berbicara. "bagaimana pun akhir hubungan kita, tetaplah seperti ini. tetaplah di sampingku," ia memohon. ada rasa sesak ketika ia mengatakan hal itu.
si lelaki tampak ragu, lalu ia menjawab, "semoga aku bisa tetap seperti ini kepadamu,"
si gadis kembali menangis. "berjanjilah," ujar si gadis dengan suara parau.
"iya, aku janji," kali ini si lelaki tampak yakin dengan jawabannya. "aku takkan pergi meninggalkanmu, aku kan kakakmu," ia tersenyum.
si gadis pun merasa lebih tenang. dalam hatinya, iya bersyukur karena mempunyai si lelaki tersebut dalam hidupnya. seorang sahabat, seorang kakak.. dan seorang pencinta dirinya. sisi egoisnya tengah tinggi, iya ingin si lelaki tetap seperti ini sekalipun mereka tidak akan bersama dalam satu perasaan. sama seperti si lelaki, si gadis pun menyayangi lelaki itu dengan sangat, meski kini ia tengah berpikir kemana rasa sayang ini akan membawanya. dan ia sangat berharap semoga mereka bisa tetap bersama sampai renta, entah itu dengan keadaan yang mereka jalani sekarang... atau mungkin, berubah menjadi suatu jalinan asmara.
gadis itu tersenyum. ia yakin, kelak mereka akan tetap bersama. bagaimanapun keadaannya. seperti janji yang telah mereka patri dalam hati.
untukmu, my best man. how i feel lucky to having someone like you :)
Thursday, November 3, 2011
ada satu pertanyaan yang selalu muncul di kala aku menatapmu.
how could you love me?
bagaimana bisa kau mencintai diriku yang tiada indahnya? bagaimana bisa kau memperjuangkan, bahkan berubah demi diriku ini?
satu pertanyaan yang tidak pernah mampu kau jawab. satu pertanyaan yang mendorongku untuk mendesakmu di setiap pertemuan.
ya, memang, tidak semua hal bisa dijelaskan dengan logika.
tapi untuk yang satu ini, bagaimana bisa?
how could you love me?
bagaimana bisa kau mencintai diriku yang tiada indahnya? bagaimana bisa kau memperjuangkan, bahkan berubah demi diriku ini?
satu pertanyaan yang tidak pernah mampu kau jawab. satu pertanyaan yang mendorongku untuk mendesakmu di setiap pertemuan.
ya, memang, tidak semua hal bisa dijelaskan dengan logika.
tapi untuk yang satu ini, bagaimana bisa?
Tuesday, November 1, 2011
Emergency - Paramore
I think we have an emergency
I think we have an emergency
If you thought I'd leave, then you were wrong
Cause I won't stop holding on
So are you listening?
So are you watching me?
If you thought I'd leave, then you were wrong
Cause I won't stop holding on.
This is an emergency
So are you listening?
And I can't pretend that I don't see this
It's really not your fault
That no one cares to talk about it,
Talk about it
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive
(When it deserved to be alive)
I've seen you cry
Way too many times
When you deserve to be alive, alive
So you give up every chance you get
Just to feel new again
I think we have an emergency
I think we have an emergency
And you do your best to show me love,
but you don't know what love is.
So are you listening?
So are you watching me?
Well I can't pretend that I don't see this
It's really not your fault
That no one cares to talk about it,
Talk about it
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive
(When it deserved to be alive)
I've seen you cry
Way too many times
When you deserve to be alive, alive
These scars, they will not fade away.
No one cares to talk about it, talk about it
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive
(When it deserved to be alive)
I've seen you cry
Way too many times
When you deserve to be alive, alive
I think we have an emergency
If you thought I'd leave, then you were wrong
Cause I won't stop holding on
So are you listening?
So are you watching me?
If you thought I'd leave, then you were wrong
Cause I won't stop holding on.
This is an emergency
So are you listening?
And I can't pretend that I don't see this
It's really not your fault
That no one cares to talk about it,
Talk about it
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive
(When it deserved to be alive)
I've seen you cry
Way too many times
When you deserve to be alive, alive
So you give up every chance you get
Just to feel new again
I think we have an emergency
I think we have an emergency
And you do your best to show me love,
but you don't know what love is.
So are you listening?
So are you watching me?
Well I can't pretend that I don't see this
It's really not your fault
That no one cares to talk about it,
Talk about it
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive
(When it deserved to be alive)
I've seen you cry
Way too many times
When you deserve to be alive, alive
These scars, they will not fade away.
No one cares to talk about it, talk about it
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive
(When it deserved to be alive)
I've seen you cry
Way too many times
When you deserve to be alive, alive
hey, hujan!
ah, akhirnya Jogja memasuki musim penghujan. musim yang tak kusuka sebenarnya, mengingat aku hanya bermodal mesin beroda dua, tanpa kap yang mampu melindungi kepalaku. dengan kemungkinan air hujan yang akan membuatku berbalut kain basah.
tetapi.. saat ini aku menyambut kedatangannya dengan riang. entah mengapa. aku merindukannya, mungkin. merindukan basahnya, dinginnya, semuanya...
dan ingin hati bermain bersamanya. mendengar suara gemercik air, noda cokelat di badanku, mata yang perih terkena tetesan hujan, semuanya, semuanya.
ah! kapan aku bisa bermain dengannya? aku ingin berbicara banyak dengannya. dia pasti akan memberiku ketenangan. dia pasti akan membuatku tersenyum, di balik siraman airnya.
aaaahhh Tuhan aku ingin bermain dengan hujan! ya, dengannya :)
tetapi.. saat ini aku menyambut kedatangannya dengan riang. entah mengapa. aku merindukannya, mungkin. merindukan basahnya, dinginnya, semuanya...
dan ingin hati bermain bersamanya. mendengar suara gemercik air, noda cokelat di badanku, mata yang perih terkena tetesan hujan, semuanya, semuanya.
ah! kapan aku bisa bermain dengannya? aku ingin berbicara banyak dengannya. dia pasti akan memberiku ketenangan. dia pasti akan membuatku tersenyum, di balik siraman airnya.
aaaahhh Tuhan aku ingin bermain dengan hujan! ya, dengannya :)
Subscribe to:
Posts (Atom)