kamu sudah lebih dewasa ya
di hari yang orang bilang hari kelahiran
di mana orang-orang tercinta berlomba-lomba mengucapkan doa
menyampaikan harapan dan kasih sayang
untukmu, sahabat
namun tidak denganku
yang bersua pun tak sempat
tidak mencium pipimu, atau sekedar bersalaman
serta mengucap doa yang mungkin terbalas oleh senyummu
dan mungkin pelukan
ah, maafkan aku
salahku terlalu tenggelam di luar sana
bukan aku bermaksud membela diri
namun diri ini tak pernah hapal tanggal! sungguh
maafkan temanmu yang pelupa ini, ya?
maukah?
ah, puisi ini juga cukup terlambat
sempat kulihat sinar matamu meredup ketika pandangan kita beradu
kecewakah kamu?
salahku, memang. tak menyadari apa yang seharusnya terjadi
tetapi, jika masih bisa aku mengucap
biarkan aku menyampaikan beberapa hal
kini usiamu bertambah, menuju kedewasaan
tapi aku tahu, kamu sudah dewasa untuk gadis seusiamu
pengalaman mengajarimu banyak hal akan kehidupan
dan mengisinya dengan berbagai warna
semoga kamu selalu bahagia dengan mereka yang kamu sayang
doaku tulus, semoga kamu selalu dalam lindunganNya
raihlah impianmu, sayang
Tuhan memberkatimu
tidakkah kamu bertanya mengapa aku memanggilmu gadis?
usiamu mungkin sudah cukup besar
namun di mataku, kamu tetaplah gadis kecil
yang selalu datang dengan senyum keceriaan
dengan segenap tingkah lakumu yang lugu
namun menyimpan kebijaksanaan dalam hatinya
selamat bertambah usia, gadis kecilku
ups, masih bolehkah ku menambahkan akhiran -ku?
untuk sahabatku tersayang,
aku merindukanmu
No comments:
Post a Comment
if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: