Sunday, September 13, 2015

ketika

ketika kamu pergi nanti, masihkah kamu berkenan untuk melihatku di sini?
ketika perasaan itu hilang, akankah kamu tetap ada untuk membuatku tenang?
ketika mimpi kita memudar, masihkah dirimu menjadi tempatku bersandar?

karena ketika kamu ada, aku tahu semua akan baik baik saja
hadirmu menghapus semua ragu
senyummu membuatku ingin memperlambat waktu, agar selalu dapat bersamamu
pelukmu membuatku merasa teduh

maka ketika suatu hari nanti kamu pergi,
kamu akan melihatku masih berdiri sendiri
tersenyum, melantukan doa yang tulus
agar kamu selalu bahagia
dalam menemukan jalanmu yang sesungguhnya

tapi jauh di dalam, aku merasa hampa
tanpa air mata, karena terlalu sesak di dada
karena kamu bukanlah sekedar bumi yang kupijak
udara yang kuhirup
atau air yang memberikan kesegaran

karena, ketika kamu pergi,
kamu membawa jiwaku menjauh
meninggalkan raganya yang perlahan-lahan merapuh
hingga sang waktu tak dapat menyelamatkannya



No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: