ketika kamu pergi nanti, masihkah kamu berkenan untuk
melihatku di sini?
ketika perasaan itu hilang, akankah kamu tetap ada untuk
membuatku tenang?
ketika mimpi kita memudar, masihkah dirimu menjadi tempatku
bersandar?
karena ketika kamu ada, aku tahu semua akan baik baik saja
hadirmu menghapus semua ragu
senyummu membuatku ingin memperlambat waktu, agar selalu
dapat bersamamu
pelukmu membuatku merasa teduh
maka ketika suatu hari nanti kamu pergi,
kamu akan melihatku masih berdiri sendiri
tersenyum, melantukan doa yang tulus
agar kamu selalu bahagia
dalam menemukan jalanmu yang sesungguhnya
tapi jauh di dalam, aku merasa hampa
tanpa air mata, karena terlalu sesak di dada
karena kamu bukanlah sekedar bumi yang kupijak
udara yang kuhirup
atau air yang memberikan kesegaran
karena, ketika kamu pergi,
kamu membawa jiwaku menjauh
meninggalkan raganya yang perlahan-lahan merapuh
hingga sang waktu tak dapat menyelamatkannya
No comments:
Post a Comment
if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: