Sunday, March 16, 2014

bahagia itu sederhana

terkadang aku lupa bahwa bahagia itu sederhana.

hari ini aku bahagia karena sempat memberi makan rusa di dekat lembah. dan tambah menyenangkan ketika aku melihat banyak orang tua yang mengajak anak mereka untuk melakukan hal yang sama. mereka datang dengan pakan di tangannya, mengajarkan kepada anak-anak mereka yang tak lebih dari 5 tahun untuk menyuapi para rusa. anak-anak itu tersenyum senang, berinteraksi dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. aku senang karena sebenarnya orang tua mengenalkan anaknya kepada hal-hal yang baik: menyayangi binatang dan berbagi kebahagiaan bersama mereka.

hari ini menyenangkan karena menghabiskan waktu dengan sahabat yang paling aku sayang di pasar minggu pagi. dengan berbekal jamur goreng di tangan, pembicaraan kami berlangsung tanpa arah. berjalan di antara ratusan orang; berbaur di tengah keramaian pun terasa menyenangkan.

hari ini juga sahabatku resmi menjadi sarjana. walaupun sedih karena tak bisa melihatnya langsung, tapi mengetahui kabar ini juga membuatku senang. akhirnya, sahabatku sudah melewati satu tahap lagi dalam mencapai cita-cita. aku bahagia karena melihatnya bahagia.



terimakasih, Tuhan.
semoga besok aku tak lupa bahwa bahagia itu bisa sesederhana ini.


No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: