Saturday, January 25, 2014

untuk mama..

di suatu titik tanpa gravitasi,
tanpa ikatan waktu

untuk: mama

hai mama, apa kabar?
lama kita tak saling bertukar kabar, ma. adakah kau khawatirkan aku di sini? jangan takut, ma. aku baik-baik saja. doakanlah aku agar selalu dalam lindunganNya. sama seperti aku yang memanggil namamu dalam doaku.

ma, aku tahu kau gelisah. kapan aku hendak pulang dan menghadiahkan toga untukmu? kapan kelak anakmu akan melihatmu menangis haru di tengah sorak sorai jiwa-jiwa muda yang bergembira? atau, kapan kiranya kau akan memakai kebaya, berdiri di sisiku dengan anggun, kemudian mencetak kenangan?

kutegaskan, ma, aku akan pulang. akan kuserahkan toga itu ketika berjumpa denganmu. akan kupeluk dirimu dengan senyum merekah. suatu hari nanti ma, aku berjanji, aku akan membuatmu tersenyum untukku.

batinku bertanya apakah kau mulai gelisah melihat para penjelajah yang telah kembali ke rumahnya. jangan khawatir, aku akan pulang. ingat ma, jalanku berbeda dengan jalan mereka. aku sedang mengelilingi angkasa! aku mencoba meraih bintang dan merengkuh bulan. sebuah ekspolrasi tanpa batas. pada saat yang tepat, akan kubawakan sang surya untukmu. ialah yang akan menceritakan bagaimana indahnya perjalananku. langitlah yang menjadi saksi bisu atas semua usahaku.

ma, aku tak menjanjikanmu angka sempurna. yang kujanjikan adalah secercah kebahagiaan, hanya untukmu. hadiah yang akan kau nikmati seumur hidupmu.

sudah waktunya untuk beranjak, ma. sampai jumpa dengan cerita berbeda.


salam,


gadis kecilmu.

No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: