Wednesday, May 29, 2013

Filosofi Kopi

Judul Karya: Filosofi Kopi
Penulis: Dewi 'Dee' Lestari
Penerbit: PT Bentang Pustaka
Tahun Cetak: 2012

"........... satu garis jangan sampai kau tepis: membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya."
Dee, Kunci Hati (1998) 

terlambat. nampaknya saya selalu terlambat dalam mereview buku atau film yang telah mencapai masa kejayaannya. namun tak apa, toh menulis ini pun tak ada ruginya. maka, izinkanlah saya untuk memberi komentar pada kumpulan cerita dan prosa oleh Dewi 'Dee' Lestari, yakni Filosofi Kopi. Antologi ini merupakan kumpulan karyanya selama satu dekade,  tahun 1995-2005.

karya Dee yang pertama kali saya baca adalah Perahu Kertas. kemudian, saya pun tergerak untuk membaca karyanya dalam Filosofi Kopi. dan setelah membaca, tulisan Dee memang memukau. kemampuannya bersastra, ide cerita, dan jalan penceritaannya yang membuat saya tidak bosan untuk membaca isinya. saya yang sebelumnya belum pernah membaca prosa dengan intens, dibuat terkagum-kagum oleh prosanya.

meskipun kumpulan karyanya dilabeli dengan ceritanya yang berjudul Filosofi Kopi, namun cerita yang menurut saya lebih menarik adalah Surat yang Tak Pernah Sampai dan Mencari Herman. sementara, judul prosa yang saya idolakan adalah Spasi serta Jembatan Zaman.

Karya Dee yang pernah dinobatkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 oleh Majalah Tempo ini mampu menyihir saya untuk merasakan guratan emosi yang ada di setiap kisahnya. Filosofi Kopi ini sendiri berisikan sembilan cerita dan sembilan prosa. karya Dee ini sangat pas dibaca ketika tengah bersantai, dan membacanya dalam pikiran yang tenang. jika tidak, mungkin keindahan rangkaian kata Dee takkan pernah menyampaikan maknanya bagi sang pembaca.

1 comment:

  1. bagus bukunya itu! suka yang surat tak pernah sampai juga!! hahaha oh ya salam kenal!

    ReplyDelete

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: