Thursday, January 3, 2013

pangeran dalam mimpi

selamat malam pangeran
kita berjumpa lagi untuk kesekian kali
kau masih di sana dengan senyum manis
dalam mimpi
sama seperti hari kemarin

wahai pangeran
sosokmu begitu indah untuk ditinggalkan
kau terlalu sempurna, jika boleh aku menyebutnya begitu
betapa inginnya aku menyentuhmu
jikakah kau mampu mendengar detak jantungku
merasakan gejolak dalam diri
yang menarik raga ini kepadamu

pangeran, tahu kah kau?
aku benci ketika pagi menjelang
ketika sosokmu mengabur dan hilang begitu saja
tergantikan oleh sang mentari dengan senyumnya yang sama setiap hari
menyadarkanku bahwa kau hanya sebatas mimpi
yang tak mungkin diraih

dan betapa senangnya aku ketika malam tiba
di kala aku bisa menatapmu
merengkuhmu dalam angan
tanpa terbangun, dan tak tergantikan dengan kehidupan

perih itu selalu datang ketika kau pergi
membuatku tersadar bahwa kau hanya ada dalam pikir
tersembunyi jauh di dalam hati
dari hari ke hari...
hingga akhirnya kau mati
menghapus harap yang lama terpatri

selamat malam, wahai pangeranku :)

No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: