Thursday, April 26, 2012

Extremely Loud & Incredibly Close

siapa yang ingin merasakan kehilangan di dunia ini? tentu tak seorang pun, termasuk Oscar Schell (Thomas Horn) yang terpuruk akibat kematian sang ayah, Thomas Schell (Tom Hanks) dalam tragedi 9/11.







Judul Film: Extremely Loud & Incredibly Close
Sutradara: Stephen Daldry
Artis: Tom Hanks, Thomas Horn, Sandra Bullock
Durasi: 129 menit

Permasalahan keluarga pasca kematian seorang kepala keluarga menjadi tema besar dalam film adaptasi dari novel karya Jonathan Foer ini. Satu tahun setelah ayahnya meninggal, tanpa sengaja Thomas menemukan amplop cokelat yang bertuliskan kata 'black' dan berisikan sebuah kunci. Ketika ayahnya masih hidup, ayahnya sering kali memberikan petunjuk pada Thomas untuk menemukan suatu kejutan dan kali ini; Thomas merasa bahwa ayahnya meninggalkan petunjuk pada Thomas untuk menemukan suatu kejutan dan kali ini; Thomas merasa bahwa ayahnya meninggalkan petunjuk agar ia berusaha mencari dan menemukan apa yang ditinggalkan ayahnya untuk dirinya. Ia berharap peninggalan ayahnya akan membuatnya kembali bersemangat seperti dahulu.

Berbagai pengalaman mengharukan dan menyenangkan ia jumpai dalam mencari lubang kunci yang cocok dengan kunci yang dimilikinya; yakni dengan menemui ratusan orang bernama Black. Lalu, tanpa sengaja ia pun bertemu kakeknya yang selama ini tidak pernah ia ketahui keberadaannya. berdua bersama sang kakek, mereka mencoba mencari bersama-bersama di mana kunci ini bisa membuka suatu peninggalan dari ayahnya.Sayangnya, Thomas harus kecewa karena kunci itu ternyata bukan petunjuk dari sang ayah, dan ayahnya tidak meninggalkan apapun untuknya. Thomas merasa sedih dan  kecewa karena ini berarti ia tidak lagi menemukan semangat hidup seperti ketika ayahnya masih hidup dan kerap menghabiskan waktu bersamanya. Tanpa ia ketahui, banyak kejutan-kejutan menarik yang ia temui di balik perjuangan kerasnya selama ini.
Mengangkat sindrom asperger yang dimiliki oleh Thomas, niscaya film ini berhasil membuat kita merasakan pedihnya perasaan Thomas ketika ia mencoba menemukan kembali semangat hidupnya, yang pudar akibat kematian sang ayah. Hubungan yang renggang antara Thomas dan ibunya (Sandra Bullock) pun digambarkan dengan pilu dalam film arahan Stephen Daldry ini. Sedih dan haru mewarnai kisah keluarga yang berusaha bangkit dari keterpurukan pasca kematian sang ayah dan suami tercinta.
Banyak realitas sosial yang dapat kita jumpai dalam film ini. Permasalahan yang dengan mudah kita lihat adalah permasalahan keluarga yang kacau akibat kematian kepala keluarga pasca kejadian terorisme tersebut. Hal lain yang dapat kita saksikan adalah bagaimana seorang penderita sindrom asperger yang berjuang keras untuk mengatasi rasa takutnya dan berkomunikasi dengan orang lain. Kita pasti akan iba ketika melihat Thomas yang menderita sindrom asperger menjelajah ke sana kemari dengan segala kejeniusannya, namun harus menyimpan sendiri perasaannya karena kemampuan komunikasinya yang tidak sebaik orang lain. Bagaimanapun, semangat juang Thomas dalam film ini patut ditiru ketika kita mengalami keterpurukan untuk bisa bangkit kembali.
Bagi kalian yang menyukai film drama dan cenderung mellow, mungkin kalian akan jatuh cinta dengan film yang berdurasi sekitar 2 jam ini. tetapi secara keseluruhan, film ini menarik untuk disimak dengan ceritanya yang mengharukan, meskipun butuh konsentrasi yang cukup untuk memahami makna-makna dialog dalam film Extremely Loud & Incredibly Close ini. selamat menonton dan... menangis :")


No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: