Tuesday, March 13, 2012

Dewi


di tengah malam, aku terbangun
mendengar bunyi alarmku yang berteriak, ingin ditanggapi, karena ia lelah mengingatkan
dengan mata masih mengantuk aku meraih notebook ku, mengumpulkan niat untuk kembali menekuni tugasku

aku meraih snack rasa jagung bakar favoritku
berharap ia mampu menghilangkan rasa kantukku, aku mulai memakannya satu per satu
kesadaranku mulai pulih, kembali jariku menari di atas keyboard

malam ini begitu sepi
kutatap rekanku yang tertidur lelap di sebelahku
kuputuskan untuk mendengar lagu melalui earphone-ku
playlist-ku mulai memperdengarkan lagu-lagu, diantaranya masih asing di telingaku

lalu ada satu lagu yang mampir di telingaku
lagu yang sangat familiar untukku
berisi kenangan akan seseorang
dan memicuku ke masa lalu

'Dewi, bukalah kedua matamu..
pandanglah ruang di hatiku
Dewi, berikan nafasmu untukku
agar ku hidup bersamamu, bersamamu..
terus bersamamu'

spontan aku tersenyum mendengar lirik ini
lirik dari sebuah lagu yang sering kamu perdengarkan untukku
walau bukan langsung dari bibirmu, atau petikan gitarmu
katamu, lagu ini menggambarkan perasaanmu padaku
saat itu
betapa kamu sangat menyayangiku
betata kamu berharap kita tidak akan berpisah

bagaimana aku tidak luluh dan terharu mendengarnya?
itu adalah saat pertama dimana aku benar-benar jatuh cinta pada seseorang
padamu
kamu yang pertama kali menyadarkanku, bahwa perasaan absurd ini ada
kamu yang sudah memperkenalkanku dengan berbagai rasa
senang dan sedih, tawa dan duka
kamu yang menggoreskan kenangan indah dalam hidupku


kamu, yang membuatku memaknai lagu ini
menciptakan kenangan tersendiri setiap aku mendengarnya kembali
mengingatkanku betapa tulusnya kamu menyayangiku saat itu

sekalipun, kita akhirnya berpisah
sekalipun, kamu berhasil membuatku terpuruk
merasa rapuh setelah sekian lama kamu membuatku bahagia
memaksaku untuk melepasmu
melupakan segala perasaan yang ada
bertingkah seolah kita tak pernah bersama
membuatku tersenyum getir ketika melihatmu baik-baik saja tanpa aku

lalu setelah sekian lama rapuh
aku berusaha kembali tersenyum, mencoba meraih apa yang ada di hadapanku
menjalani hidup tanpa dirimu
dan akhirnya aku berhasil, meskipun memakan waktu lama
aku bisa tanpamu, dan aku masih bisa bahagia tanpamu
meski kamu tak pernah ingat janji persahabatan yang kamu buat sendiri

ya, itu sudah bertahun-tahun yang lalu
kini kamu sudah bersamanya, dan aku juga sudah memiliki seseorang di sini
tetapi tetap saja
bersama siapapun
lagu ini selalu terdengar indah bagiku
membawaku kembali ke masa-masa itu
di mana suasana manis masih tercipta
di masa putih abu yang kata orang adalah masa paling indah

terimakasih telah membuatku memaknai lagu ini
lagu yang diperdengarkan dengan tulus untuk orang terkasih
sampai kapan pun, lagu ini akan terasa indah :)


Dewi 
kutanamkan hatiku tumbuh bersamamu
takkan kupetik hingga akhir masa hidupku
dengarlah kau dengar
selama bumi berputar ku tetap milikmu
dewi, bukalah kedua matamu
pandanglah ruang di hatiku
dewi, berikan nafasmu untukku
agar ku hidup bersamamu, bersamamu
terus bersamamu
dengarlah kau dengar
selama bumi berputar ku tetap milikmu
dewi, bukalah kedua matamu
pandanglah ruang di hatiku
dewi, berikan nafasmu untukku
agar ku hidup bersamamu, bersamamu
terus bersamamu 
 by Alexa

No comments:

Post a Comment

if you have any comment or suggestion, please kindly to write it below: